Seruan Cinta Kasih Perkawinan Dalam Amoris Laetitia Sebagai Upaya Pencegahan Terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga

MUGA, Venansius Ladja (2022) Seruan Cinta Kasih Perkawinan Dalam Amoris Laetitia Sebagai Upaya Pencegahan Terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Undergraduate thesis, IFTK Ledalero.

[img] Text
Venansius Ladja Muga_Abstraksi.pdf

Download (517kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (865kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (618kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (621kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (690kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (643kB)
[img] Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (599kB)

Abstract

Skripsi ini berbicara tentang seruan cinta kasih perkawinan menurut Amoris Laetitia. Seruan ini berupaya mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Dengan kata lain, melalui seruan ini, sekurang-kurangnya dapat meminimalisir terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Secara keseluruhan, tulisan ini berpijak pada Amoris Laetitia guna menjawab sekaligus mencegah persoalan utama yang kerap kali terjadi yakni kekerasan dalam rumah tangga. Oleh karena itu, tujuan skripsi ini adalah untuk membangun kesadaran dan pemahaman kita tentang masalah kekerasan rumah tangga serta relevansi seruan cinta kasih perkawinan menurut Amoris Laetitia sebagai upaya pencegahan terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan skripsi ini adalah studi kepustakaan. Sumber utama penelitian ini adalah seruan apostolik Amoris Laetitia. Sumber sekunder diperoleh melalui buku, dokumen gereja, artikel, jurnal, majalah dan internet yang berkaitan dengan tema penulis. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan dalam rumah tangga dapat mengakibatkan penderitaan secara fisik maupunpsikis. Kekerasan dalam rumah tangga disebabkan oleh pelbagai macam faktor, misalnya, faktor budaya, ekonomi, pendidikan, perselingkuhan dan kurang harmonisnya relasi suami dan istri. Dampak dari kekerasan dalam rumah tangga ialah ketidakharmonisan dalam kehidupan berkeluarga. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Gereja hadir untuk memberi tanggapan positif bagi kehidupan rumah tangga pada umumnya, dan khususnya kehidupan keluarga kristiani yang kerap kali melakukan kekerasan. Hal ini menunjukkan rasa kepedulian Gereja terhadap umat manusia, bahwasanya Gereja tidak menutup mata terhadap fenomena kekerasan. Salah satu bentuk kepedulian Gereja terhadap kekerasan yang kerap kali terjadi dalam rumah tangga ialah dengan memberikan Seruan Apostolik Amoris Laetitia. Melalui Ensiklik Amoris Laetitia Paus Fransiskus mengajak keluarga kristiani untuk menghayati, menghargai dan memaknai keluhuran nilai cinta kasih dalam hidup perkawinan dan keluarga. Paus Fransiskus sangat menekankan tentang keutamaan dan keluhuran cinta kasih sebagai daya atau kekuatan yang dapat mempersatukan dan membahagiakan keluarga. Karena itu, suami dan istri mesti mengedepankan kasih sebagaimana yang dimaksud dalam seruan cinta kasih perkawinan. Dalam seruan cinta kasih perkawinan, terdapat beberapa poin penting dari kasih, yakni: “Berbagi kasih sepanjang hayat, sukacita dan keindahan, menikah demi kasih, kasih yang tampak dan tumbuh, dan dialog”. Dengan demikian, kasih sebagai dasar hidup suami dan istri yang dibangun dalam rumah tangga adalah saling mengasihi dan menghormati.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Cinta kasih, Amoris Laetitia, pencegahan, kekerasan dalam rumah tangga
Subjects: 200 – Agama > 240 Moral Kristen dan teologi peribadatan > 249 Kehidupan keluarga dalam ajaran Kristiani
200 – Agama > 260 Teologi sosial dan gerejawi > 262 Eklesiologi
Divisions: 75201 Ilmu Filsafat
Depositing User: Mr Fransiskus Xaverius Sabu
Date Deposited: 28 May 2022 02:00
Last Modified: 07 Jul 2023 01:02
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/1275

Actions (login required)

View Item View Item